Kehadiran Cristiano Ronaldo di skuad Al Nassr sejauh ini belum mampu memutus rantai kegagalan klub dalam meraih trofi juara. Kondisi ini berbanding terbalik dengan pencapaian rival tangguh mereka, Al Hilal, yang justru menunjukkan dominasi total. Sejak CR7 memulai kariernya di Liga Arab Saudi, Al Hilal tercatat telah menambah koleksi gelar mereka dengan memenangkan delapan kompetisi berbeda.
Keputusan Cristiano Ronaldo untuk bergabung dengan Al Nassr pada awal tahun 2023 menjadi momentum krusial bagi citra olahraga di Timur Tengah. Langkah strategis ini dipandang sebagai upaya Arab Saudi dalam meningkatkan daya tawar dan standar kompetisi sepak bola domestik mereka agar mampu bersaing secara global.
Kehadiran Ronaldo menjadi katalisator bagi eksodus pemain bintang Eropa menuju Liga Arab Saudi. Meski secara individu ia masih menunjukkan ketajaman yang luar biasa di depan gawang, produktivitas gol tersebut nyatanya belum mampu dikonversi menjadi gelar juara bagi Al Nassr.
Hingga saat ini, Cristiano Ronaldo masih menantikan trofi resmi pertamanya bersama Al Nassr. Walaupun ia sempat membawa timnya menjuarai Arab Club Champions Cup, pencapaian tersebut tidak dihitung sebagai gelar mayor karena turnamen tersebut secara teknis masuk dalam kategori kompetisi pramusim.
Di saat Al Nassr masih berjuang, Al Hilal justru terus menunjukkan dominasinya dengan raihan delapan trofi sejak Januari 2023. Menurut data Transfermarkt, catatan tersebut mencakup dua gelar Saudi Pro League, yang diprediksi akan semakin sulit digoyahkan berkat kehadiran Karim Benzema musim ini. Meski begitu, persaingan di puncak klasemen sangat sengit; Al Hilal memimpin dengan 53 poin, hanya unggul satu angka dari Al Nassr. Selisih tipis ini menjaga harapan Cristiano Ronaldo untuk mengakhiri dahaga gelar liga yang terakhir kali ia rasakan bersama Juventus pada 2020 silam.