Palembang - Perayaan Idulfitri 1447 Hijriah menjadi angin segar bagi industri pariwisata di Kota Palembang. Berdasarkan data dari Dinas Pariwisata setempat, terjadi kenaikan jumlah pelancong yang sangat berarti selama masa libur Lebaran, di mana total kunjungan diprediksi melampaui angka 56 ribu orang.
Raimon Lauri, selaku Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang, menjelaskan bahwa lonjakan arus wisatawan ini terpantau sepanjang periode 20 hingga 29 Maret 2026, yang bertepatan dengan momentum libur panjang hari raya tersebut.
"Sehubungan dengan libur Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah pada tanggal 20 sampai 29 Maret 2026, kami memperkirakan jumlah kunjungan wisatawan berdasarkan tingkat hunian kamar hotel rata-rata berada di angka 70 persen,"katanya kepada detikSumbagsel, Senin (30/3/2026).
Raimon merinci bahwa berdasarkan data tingkat hunian tersebut, pihak dinas memperkirakan angka kunjungan pelancong ke Kota Palembang sepanjang masa liburan tersebut telah menembus lebih dari 56 ribu orang. Estimasi ini didasarkan pada perhitungan menyeluruh terhadap okupansi penginapan yang mencerminkan tingginya antusiasme masyarakat untuk berwisata di ibu kota Sumatera Selatan tersebut.
"Dengan rata-rata okupansi hotel sekitar 70 persen, jumlah kunjungan wisatawan selama periode libur Lebaran diperkirakan mencapai lebih dari 56 ribu wisatawan," ungkapnya.
Sepanjang masa libur panjang tersebut, deretan objek wisata andalan di Kota Palembang sukses memikat antusiasme pengunjung dari dalam maupun luar wilayah. Ikon kebanggaan kota, Jembatan Ampera, masih menempati urutan teratas sebagai lokasi yang paling diminati, bersanding dengan kawasan olahraga terpadu Jakabaring Sport City yang juga dipadati pelancong.
Daya tarik Kota Palembang tidak hanya sebatas pada pemandangan fisik, namun juga terpancar dari sektor gastronominya. Kuliner autentik seperti pempek terbukti menjadi magnet kuat yang memanjakan lidah para wisatawan, sekaligus melengkapi pengalaman berkunjung mereka di Bumi Sriwijaya.
Lebih lanjut, Raimon memproyeksikan bahwa arus pergerakan pelancong di Kota Palembang sepanjang bulan Maret 2026 secara total akan menyentuh angka yang jauh lebih besar. Prediksi ini didasari oleh akumulasi kunjungan rutin bulanan yang ditambah dengan lonjakan drastis pada momentum libur panjang Idulfitri di akhir bulan.
"Sehingga diprediksi jumlah pergerakan wisatawan selama bulan Maret tahun 2026 yang berkunjung ke Palembang mencapai lebih dari 170 ribu pergerakan wisatawan, baik dari skala lokal, regional Sumatera Bagian Selatan, hingga wisatawan nusantara dan mancanegara," jelasnya.
Kenaikan jumlah pengunjung ini dianggap sebagai indikator kuat bagi kebangkitan serta kemajuan industri pariwisata di Kota Palembang. Melihat dampak positif tersebut, Pemerintah Kota menaruh harapan besar agar tren pertumbuhan ini tetap terjaga dan kembali berulang pada setiap momentum libur panjang di masa mendatang.